UPAYA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DI RUMAH SAKIT DAN FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN

IMG_2628copyRumah Sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lain memiliki peran untuk meningkatkan  derajat kesehatan masyarakat serta mampu memberikan  pelayanan yang bermutu, akuntabel, transparan  terhadap masyarakat  (patient safety). Seiring dengan meningkatnya kasus-kasus emerging  diseases, MRSA (Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus), VRE (Vancomycin Resistant Enterococcus), ESBL (Extended Spectrum Beta-Lactamase), Healthcare Associated Infections (HAIs) diperlukan kebijakan khusus tentang Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI).

Salah satu program PPI adalah Kewaspadaan Isolasi, yang terbagi menjadi dua yaitu kewaspadaan standar dan kewaspadaan berdasarkan transmisi. Bentuk kewaspadaan standar salah satunya adalah kebersihan tangan atau Hand Hygiene.

Hand Hygiene/Kebersihan Tangan merupakan salah satu prosedur yang paling penting dan efektif  mencegah Healthcare Associated Infections (HAIs) bila dilakukan dengan baik dan benar.

Kebersihan tangan merupakan hal penting karena tangan merupakan media transmisi kuman  tersering di Rumah Sakit. Tangan dapat memindahkan mikroorganisme/kuman dari satu pasien ke pasien lain, dari permukaan lingkungan ke pasien.

Mikroorganisme di Tangan

  • Mikroorganisme residen
    • Mikroorganisme yang tinggal dilapisan kulit yang lebih dalam serta didalam folikel rambut, dan tidak dapat dihilangkan sepenuhnya,
  • Mikroorganisme transien
    • berada dalam lapisan luar kulit,
    • diperoleh melalui kontak dengan pasien, petugas kesehatan, atau permukaan lingkungan yang terkontaminasi

Hand Hygiene/Kebersihan tangan

  • Cuci tangan dengan air dan sabun jika tangan terlihat kotor
  • Gosok tangan dengan hand rub berbasis alkohol jika tangan tidak terlihat kotor

Indikasi waktu kebersihan tangan bagi pengunjung rumah sakit / fasyankes

  • Segera ketika sampai di rumah sakit
  • Sebelum masuk dan sesudah meninggalkan ruangan pasien
  • Setelah dari kamar mandi
  • Apabila tangan tampak kotor
  • Setelah membersihkan sekresi hidung
  • Sebelum meninggalkan rumah sakit

Indikasi atau kapan waktu kebersihan tangan di lingkungan kita

  • Sebelum menyiapkan makanan
  • Sebelum dan sesudah makan
  • Sebelum memegang bayi / menyusui bayi
  • Setiap kali tangan kita kotor : setelah memegang uang, binatang, berkebun
  • Setelah buang air kecil (bak)/ buang air besar (bab), setelah menceboki bayi
  • Setelah memegang peptisida / insektisida

Teknik kebersihan tangan

  • Sebelum melakukan kebersihan tangan
    • Pastikan perhiasan cincin (termasuk cincin kawin), gelang, arloji, tidak dipakai.
    • Penelitian: kulit dibawah perhiasan terdapat kolonisasi yang berat, sulit dibersihkan/dekontaminasi

PENGENDALIAN LINGKUNGAN

  • Pengendalian lingkungan RS merupakan salah satu yang harus diperhatikan, untuk mencegah terjadinya transmisi infeksi
  • Pengendalian lingkungan meliputi permukaan lingkungan, sirkulasi udara dan mutu air
  • Lingkungan yang bersih menciptakan rasa aman

Pengendalian lalu lintas manusia

  • Pembatasan kunjungan tamu : jam kunjungan  & jumlahnya
  • Anjurkan melakukan kebersihan tangan
  • Anjuran pengunjung anak di bawah 12 tahun untuk tidak masuk ke ruang rawat inap, kecuali berobat, karena anak di bawah 12th sangat rentan untuk tertular penyakit
  • Larangan untuk tidak melakukan perjamuan di ruang perawatan pasien dengan menggelar tikar

(PKRS RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara, disampaikan oleh Septimulatsih Dumilah, Amd saat Edukasi Kesehatan Kelompok di RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *