TATA CARA BERKUNJUNG KE RUMAH SAKIT

Semangat pagi mitra healthier…

1. rad 17 11 18 3Beberapa tata cara berkunjung ke RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara diantaranya:

  1. Patuhi jam berkunjung yang ditetapkan RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara yaitu Jam 10.00 s/d 13.00 WIB dan Jam 16.00 s/d 20.00 WIB. Hal ini adalah hal yang paling utama yang harus dipatuhi oleh masyarakat. Setiap rumah sakit pasti menetapkan jam berkunjung sesuai kebijakan masing-masing. Adanya aturan pembatasan jam berkunjung dikarenakan: agar pasien dapat beristirahat dengan maksimal, adanya kegiatan visite dokter, adanya tindakan perawatan ke pasien, ruangan sedang dibersihkan, dan untuk menjaga kenyamanan dan privasi pasien karena waktu tersebut sedang digunakan pasien untuk melakukan kebersihan diri seperti mandi dan lainnya dan juga mungkin sedang digunakan untuk beristirahat.
  2. Melakukan cuci tangan sebelum dan sesudah masuk kamar perawatan. Saat pengunjung masuk ke kamar perawatan pasien, bisa jadi pengunjung membawa kuman-kuman dari luar rumah sakit , sebaliknya saat keluar dari kamar perawatan, sangat mungkin pengunjung akan membawa kuman-kuman yang berdiam di rumah sakit. Oleh karena itu wajib untuk melakukan cuci tangan sebelum dan sesudah berkunjung. Di RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara sudah menyediakan handrub (cairan antiseptik) beserta petunjuk cara bagaimana cara mencuci tangan yang benar di setiap unit perawatan.
  3. Tidak dianjurkan untuk melepas alas kaki ketika masuk ke ruang perawatan pasien. Dengan melepas alas kaki berisiko menginjak benda tajam dan terpapar kuman / bakteri yang ada di lantai misalnya bila ada ceceran darah dan muntahan pasien.
  4. Hindari mengajak anak umur di bawah 12 tahun ketika berkunjung ke rumah sakit. Hal ini karena kekebalan pada anak-anak kekebalan tubuhnya belum sempurna, anak di bawah umur memiliki resiko 3,2 % lebih tinggi tertular infeksi sepulang dari rumah sakit. Jika Anak akan berobat ke rumah sakit, maka pakailah masker/ penutup mulut pada anak, mencuci tangan dengan menggunakan sabun /Handrub pada saat masuk atau keluar rumah sakit.
  5. Tidak Diperkenankan membawa dan menggelar tikar di lingkungan RSUD. Hal ini dikarenakan lingkungan RSUD adalah lingkungan yang banyak sekali kuman penyakit sehingga apabila menggelar tikar misalnya untuk keperluan perjamuan makan atau untuk tidur maka hal ini sangat berisiko terkena paparan kuman penyakit yang ada di rumah sakit. Selain itu sisa makanan dari perjamuan makan bisa mendatangkan vektor, serangga atau binatang yang berpotensi membawa kuman/bakteri ke ruang perawatan pasien.
  6. Tidak diperkenankan merokok di lingkungan Rumah Sakit. Rumah sakit adalah kawasan yang bebas asap rokok sehingga tidak diperkenankan merokok di area lingkungan RSUD
  7. Sebaiknya tidak pergi menjenguk jika sedang tidak fit. Apabila kondisi badan sedang tidak sehat terlebih sedang mengalami penyakit yang sifatnya infeksius, misalnya flu. Karena hal ini dapat menularkan kepada pasien yang sedang sakit selain itu apabila kondisi yang kurang sehat  berarti daya imunitas cenderung akan turun sehingga tidak tertutup kemungkinan akan terkena infeksi penyakit dar rumah sakit
  8. Sebaiknya masuk ke kamar pasien saat membesuk dalam kelompok kecil bukan satu grup besar bahkan untuk ruang perawatan tertentu yaitu ICU diberlakukan satu orang pembesuk bergantian dan di ruang Perinatal NICU yang boleh masuk ruangan hanya ibu bayi dan keluarga / ayah bayi diperbolehkan masuk dengan alasan penting tertentu. Pembatasan jumlah pembesuk untuk masuk ke ruang rawat inap dengan maksud adalah untuk mengutamakan kenyamanan pasien karena ruang perawatan di rumah sakit ukurannya tidak besar sehingga akan sulit untuk menampung banyak orang.
  9. Tidak diperkenankan duduk atau tidur di tempat tidur pasien. Saat menjenguk pasien tidak diperkenankan duduk di tempat pasien karena sangat mungkin debu , kotoran bahkan kuman penyakit yang menempel di pakaian pembesuk dapat berpindah ke tempat tidur pasien dan dapat menginfeksi pasien.
  10. Perhatikan ketenangan pasien tempat tidur sebelah. Jika pasien yang dijenguk menempati satu ruangan perawatan untuknya sendiri , pembicaraan mungkin dapat dilakukan secara leluasa, namun jika ia menempati kamar perawatan yang berisi dua orang atau lebih pasien sebaiknya sangat diperhatikan betul ketenangan dan terutama volume suara dalam berbicara.
  11. Jangan terlalu banyak memberondong pasien dengan pertanyaan. Stop jadi pembesuk yang sangat ingin tahu tentang kenapa pasien bisa sakit, kecuali memang pasien sendiri yang cerita pada anda , sebaiknya jangan terlalu banyak mengajukan pertanyaan kepada pasien karena ia pasti lelah menceritakan hal yang sama pada setiap orang yang mengunjunginya kedua  beberapa pasien ada yang tidak suka jika orang lain mengetahui banyak tentang penyakitnya apalagi jika penyakit tersebut tergolong berat.

(PKRS RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara, disampaikan oleh Imam Subarkah, SKM, M.Kes, saat Talkshow RSUD di LPPL Radio Suara Banjarnegara)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *