MEROKOK DAN KESEHATAN PARU

Semangat pagi mitra healthier..

IMG_6950copy

Rokok adalah hasil olahan tembakau termasuk cerutu atau bentuk lainnya. Jenis Rokok diantaranya:

  1. Rokok Filter/ Kretek, yaitu tembakau dan bahan tambahan lain yang digulung/ dilinting dengan kertas baik dengan tangan atau menggunakan mesin
  2. Cerutu, yaitu tembakau murni dalam bentuk lembaran yang menyerupai rokok
  3. Pipa/ cangklong, yaitu tembakau yang dimasukan ke dalam pipa
  4. Shisha (Rokok Arab), tembakau yang dicampur dengan aroma atau perasa buah-buahan dan rempah-rempah yang dihisap dengan alat khusus.
  5. Rokok Elektronik, yaitu suatu alat yang berfungsi seperti rokok namun tidak menggunakan atau membakar daun tembakau, melainkan mengubah cairan menjadi uap yang dihisap oleh perokok ke dalam paru-parunya, rokokelektronik umumnya mengandung nikotin, zat kimia lain serta perasa/flavour dan bersifat toksik/ racun. Rokok elektronik dipasaran kerap diistilahkan rokok elektrik, vapour, vape, e-cig, e-juice, e-liquid, personal vaporizer (pv), e-cigaro, elektrosmoke, green cig, smartsmoke, smartcigarette. Rokok elektronik diindikasi berbahaya karena mengandung propilen glikol (mengiritasi paru-paru dan mata, serta gangguan saluran nafas), Nikotin (efek candu, memicu depresi, kepala pusing, tubuh gemetar, nafas gemetar, nafas terengah-engah, kerusakan paru permanen, kanker paru, penyempitan pembuluh darah dan kematian), dan Perisadiasetil (menyebabkan penyakit paru Obstruktif Kronis). Selain itu rokok elektronik  juga mengandung zat karsinogenik seperti Tobacco specific nirosamines (TSNA), Diethylene Glycol (DEG), Otoluidine, dan lain sebagainya.

Kandungan dalam Sebatang Rokok

rokok

Selain kandungan tersebut pada gambar, di dalam sebatang rokok terkandung lebih dari 4.000 jenis senyawa kimia, 400 zat berbahaya, dan 43 zat karsinogenik atau penyebab kanker, diantaranya Karbonmonoksida (CO), Tar, dan Nikotin.

rokok2

Apa yang membuat sulit berhenti merokok?

rokok3

Ketika seseorang telah kecanduan roko, nikotin yang terkandung dalam tembakau merangsang otak untuk melepas zat yang memberi rasa nyaman (DOPAMINE). Seorang pecandu saat tidak merokok mengalami gejala putus nikotin, seperti: Rasa Tidak Nyaman, Sulit Konsentrasi dan Mudah Marah. Untuk mempertahankan rasa nyaman timbul dorongan untuk merokok kembali. Inilah awal dari proses kecanduan.

Manfaat Berhenti Merokok

  1. 20 menit, tekanan darah, denyut nadi, dan aliran darah tepi membaik
  2. 12 jam, hampir semua nikotin dalam tubuh sudah di metabolisme, kadar CO dalam darah kembali normal.
  3. 1-2 hari, nikotin mulai tereliminasi dari tubuh. Fungsi pengecap dan penciuman mulai membaik. Sistem Kardiovaskuler meningkat baik.
  4. 5 hari, sebagian besar metabolit nikotin dalam tubuh sudah hilang. Fungsi perasa/pengecap dan pembau jauh lebih membaik. Sistem kardiovaskuler terus meningkat baik
  5. 2-6 minggu, fungsi silia saluran nafas dan paru membaik, nafas pendek dan batuk-batuk berkurang
  6.  1 Tahun, Risiko penyakit jantung koroner menurun setengahnya
  7. 5 Tahun, Risiko stroke menurun pada level yang sama seperti orang tidak pernah merokok
  8. 10 Tahun, risiko kanker paru berkurang setengahnya

CARA DAN LANGKAH BERHENTI MEROKOK

CARA 1: BERHENTI SEKETIKA, hari ini masih merokok. besok sudah berhenti sama sekali

CARA 2: PENUNDAAN, yaitu menunda saat menghisap rokok per 2 jam setiap hari dari hari sebelumnya. Jumlah rokok yang dihisap tidak dihitung

rokok4edit

CARA 3: PENGURANGAN, yaitu jumlah rokok yang dihisap setiap hari dikurangi secara berangsur-angsur dengan jumlah yang sama sampai 0 batang pada hari yang ditetapkan.

rokok5edit

TIPS BERHENTI MEROKOK

  1. Motivasi, bulatkan tekad dan tujuan anda berhenti merokok, mulailah untuk mennetukan alasan yang lebih spesifik dan kuat. Misalnya bahwa kita ingin melindungu keluarga (perokok pasif) dari risiko terkena kanker paru-paru, dll
  2. Berhenti merokok seketika (Total) atau melakukan pengurangan jumlah rokok yang dihisap per hari secara bertahap
  3. Kenali waktu dan situasi dimana kita paling sering merokok, dan coba alihkan kebiasan merokok ditempat tersebut dengan aktivitas lain, misalnya mengunyah permen
  4. Tahan keinginan merokok dengan MENUNDA, menahan diri adalah satu kunci dimana kita akan dapat mengendalikan diri dari keinginan merokok
  5. Berolahraga secara teratur. Dengan Aktivitas olahraga akan membuat kita terhindar dari stres, sehingga kita tidak perlu merokok lagi sebagai alasan untuk menghilangkan stres
  6. Mintalah dukungan dari Keluarga dan Kerabat. Mintalah dukungan dari keluarga dengan cara meminta mereka untuk selalu mengingatkan untuk tidak merokok. Dukungan teman dan kerabat juga akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan kita dalam berhenti merokok
  7. Konsultasikan dengan dokter

(PKRS RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara, disampaikan saat edukasi kesehatan oleh dr. Riayani)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *